0
Thumbs Up
Thumbs Down

Uang Muka Kredit Kendaraan 0 Persen, Adira Finance Masih Pikir-Pikir

carmudi
carmudi - Fri, 08 Feb 2019 13:31
Dilihat: 278
Uang Muka Kredit Kendaraan 0 Persen, Adira Finance Masih Pikir-Pikir

Jakarta - Kebijakan baru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperbolehkan perusahaan pembiayaan menerapkan besaran uang muka (Down Payment/DP) paling rendah 0 persen kepada nasabah yang ingin melakukan pembelian kendaraan bermotor.

Namun kebijakan tersebut tidak berlaku bagi perusahaan pembiayaan dengan Non Performing loan (NPL)/Non Performing Financing (NPF) netto atau dikenal juga dengan kredit macet di atas satu persen. Salah satu perusahaan pembiayaan kendaraan terbesar di Indonesia Adira Finance menyambut baik kebijakan tersebut.

Lewat uang muka 0 persen bisa mempermudah konsumen yang ingin membeli kendaraan bermotor dengan cara kredit.

"Memang di buat OJK untuk mempermudah lembaga pembiayaan memberikan fasilitas kepada yang memerlukannya. Saya melihat potensinya diberikan kepada konsumen-konsumen yang bagus. Seperti perusahaan bahkan konsumen yang sudah bertahun-tahun," kata Hafid Hadeli selaku Direktur Utama Adira Finance, di Jakarta (17/2).

Adira Finance sendiri, tambah Hafid pada akhir Desember tahun lalu memiliki NPL dibawah satu persen. Bila dikaitkan dengan peraturan OJK, secara otomatis Adira Finance bisa menawarkan pembelian kendaraan dengan DP nol persen kepada nasabahnya. Namun sampai saat ini pihaknya masih pikir-pikir.

"Desember NPL nettonya di bawah 1 persen. Kami selalu menjaga di bawah 2 persen. Kami masih menimbang-nimbang belum menjalankan (DP nol persen). Kami melihat dari konsumennya tapi kita memilih untuk mempertimbangkan," terang dia.

Dirinya juga mengungkapkan tidak bisa menentukan kapan kebijakan baru OJK itu bisa diterapkan di perusahaannya. "Tahun ini (menerapkan DP nol peren) saya enggak bisa jawab," ucapnya singkat.

Isi Peraturan OJK

Kebijakan pemberian DP nol persen tertera di pasal 20 peraturan OJK Republik Indonesia Nomor 35/POJK.05/2018 tentang Penyelengaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan.Berikut petikkan pasal 20:

Ayat 1

Perusahaan Pembiayaan yang memiliki Tingkat Kesehatan Keuangan dengan kondisi minimum sehat dan mempunyai nilai Rasio Non Performing Financing (NPF) Netto untuk pembiayaan kendaraan bermotor lebih rendah atau sama dengan 1% (satu persen) dapat menerapkan ketentuan besaran Uang Muka Pembiayaan Kendaraan Bermotor kepada Debitur (nasabah) sebagai berikut:

a. bagi kendaraan bermotor roda dua atau tiga, paling rendah 0% (nol persen) dari harga jual kendaraan yang bersangkutan;

b. bagi kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang digunakan untuk Pembiayaan Investasi, paling rendah 0% (nol persen) dari harga jual kendaraan yang bersangkutan; atau

c. bagi kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang digunakan untuk Pembiayaan Multiguna, paling rendah 0% (nol persen) dari harga jual kendaraan yang bersangkutan.(dol)

Sumber: carmudi
Cari Bengkel Mobil
PARTNER KAMI
carmudi
Cintamobil
Mobil WOW
Mobil123
Mobilmo
MotorExpertz
OTORAI
Otospirit
RajaMobil