0
Thumbs Up
Thumbs Down

The Punishing Signal, Cara Polisi Bikin Jera Pengendara

MotorExpertz
MotorExpertz - Tue, 04 Feb 2020 06:57
Dilihat: 49
The Punishing Signal, Cara Polisi Bikin Jera Pengendara
MUMBAI, ME. Apa yang brader n sista rasakan ketika dihujani bunyi klakson saat lampu merah sedang aktif di persimpangan jalan? tentu menyebalkan bukan?! Hal ini juga terjadi di kota Mumbai, India lho. Nah, guna meminimalisir kejadian seperti itu, kepolisian di Mumbai, India, punya jurus jitu nih!
Perlu brader n sista ketahui, Mumbai merupakan kota yang tingkat kemacetannya memiliki presentase 65% di tahun 2019. Ini berdasarkan hasil index dari TomTom, sebuah lembaga teknologi lokasi.
Tapi uniknya, di Mumbai sendiri, para pengendara mobil maupun motor seringkali berklakson ria, bahkan hal tersebut berlaku di semua tempat, tak hanya di lampu merah saja. Gak heran kalo Mumbai mempunyai sebutan The Honking Capital of The World atau Ibu Kota Klakson Dunia.
Ada yang beranggapan, jika terus menyalakan klakson, lampu hijau akan segera cepat menyala, padahal sama saja. Oleh karena itu kepolisian di Mumbai sendiri, baru-baru ini resmi menerapkan "The Punishing Signal".
The Punishing Signal sendiri dilakukan polisi di Mumbai agar tidak ada lagi pengendara yang suka menyalakan klakson di lampu merah. Memang namanya lampu merah, ya musti berhenti. Cara kerjanya pun akan membuat pelakunya jera.
"Di sini (Mumbai), pengendara mobil dan motor selalu menyalakan klakson, apalagi ketika lampu merah masih menyala. Mereka pikir, dengan membunyikan klakson kendaraan, mereka bisa membuat lampu hijau cepat menyala," ujar salah satu narator dalam video YouTube Punishing Signal yang dirilis oleh FCB Interface Communications.
The Punishing Signal berupa alat ukur tekanan suara, untuk mengukur tekanan suara yang dikeluarkan oleh kendaraan. Alat tersebut diaplikasikan pada tiang lampu merah, dan akan bekerja jika suara sudah berhasil mencapai lebih dari 85 desibel (db).
Jika sudah mencapai lebih dari 85 db, maka hitungan pada lampu merah akan me-reset lagi angka yang telah berjalan, bahkan jika sudah ada di angka 16 detik lagi lampu akan hijau, hitungan tersebut bisa kembali ke awal.
Di layar yang berada dekat dengan lampu merah juga tersedia peringatan yang berbunyi, "honk more, wait more", sebuah peringatan keras bagi para pengendara yang nekat melebihi 85 db untuk tekanan suaranya.
Dengan diberlakukannya peraturan ini, sepertinya pengendara di Mumbai, India, akan lebih berhati-hati lagi dalam menyalakan klason kendarannya. Salah-salah, bisa ulang dari awal lagi dong hitungannya. Dan sepertinya, alat ini juga harus tersedia di Jakarta, karena tingkat kemacetannya pun mendekati Mumbai di angka 53% pada tahun 2019.
Sumber: MotorExpertz
Cari Bengkel Mobil
PARTNER KAMI
carmudi
carvaganza
Cintamobil
Garduoto
Mobil WOW
Mobil123
Mobilmo
MotorExpertz
Oto
OTORAI
Otospirit
RajaMobil