0
Thumbs Up
Thumbs Down

Rossi Lebih Setuju Dovi Jadi Test Rider Yamaha

MotorExpertz
MotorExpertz - Wed, 18 Nov 2020 16:59
Dilihat: 53
Rossi Lebih Setuju Dovi Jadi Test Rider Yamaha

VALENCIA, ME. Kita pasti bakal setuju sama pendapat Valentino Rossi, mengingat tahun ini Yamaha punya Jorge Lorenzo yang jelas-jelas bukan pembalap abal-abal, bradsis.

Hanya saja, kata Rossi, problem utamanya Yamaha emang kurang serius musim ini untuk melakukan pengujian motor.

Bisa dibayangin, musim ini Lorenzo cuma ngegas M1 sebanyak empat kali, dengan terakhir kali di Portimao, Portugal. Itu pun bukan dengan mesin M1 2020, tapi versi musim 2019.

Agak membingungkan sih, memang. Pasalnya musim ini semua mengakui Yamaha superior banget, dengan 13 kali menang, tiga di antaranya diraih oleh Franco Morbidelli di atas M1 2019.

"Pertama-tama ada masalah mendasar. Sepanjang musim 2020 semua tim memiliki tim penguji yang sangat aktif di Eropa dan dengan pembalap Eropa seperti [Michele] Pirro, [Dani] Pedrosa dan [Stefan] Bradl.

"Yamaha dari sisi lain, kayak gak punya tim. Hanya ada satu tim di Jepang dengan pembalap tes dari Jepang. Tapi masalah besarnya bukan itu, sih, mereka menguji di trek yang sama sekali gak ada hubungannya dengan trek Eropa," ujar Rossi.

Sementara Rossi, Maverick Vinales dan Fabio Quartararo, terutama nama terakhir yang disebutkan, kelihatan banget cekatan di awal-awal musim.

Justru sebaliknya, mendekati akhir musim para penunggang M1 2020 kedodoran ketika balapan, meski hampir di setiap sesi selalu mendominasi. Problemnya dasar banget memang, dan ini menyangkut konsistensi para rider Yamaha.

Apalagi Rossi, musim ini doi baru mengoleksi satu kali podium doang. Sementara perhelatan MotoGP musim hampir semua berlangsung di Eropa akibat pandemi Covid19.

Alasan Yamaha cukup logis di tengah-tengah pandemi virus corona saat ini. Pekerjaan Yamaha agak terhambat juga, karena beberapa staff insinyur mereka positif corona di beberapa seri lalu.

Alhasil, agenda mereka dengan Lorenzo juga kacau. Contoh di kesempatan tes di Portimao lalu, Lorenzo melaju di atas M1 2019 dengan tertinggal empat detik. Lorenzo sempat mengaku, kalau persiapan doi sendiri gak maksimal karena gak pernah balapan setelah delapan bulan pensiun.

Menjelang musim depan Yamaha melakukan perombakan di tim pengujinya dengan memecat Lorenzo. Dengan gantinya adalah Cal Crutchlow yang bakal gantiin Lorenzo musim depan.

Rossi berpendapat, kalau doi lebih prefer sama Andrea Dovizioso. Dan gosip sebelumnya, kayak ada pendekatan dari Yamaha untuk menggaet Dovi.

Meski demikian, Rossi gak peduli siapa pembalap pengujinya, tetapi pembalap gaek itu cukup kritis mengenai keseriusan Yamaha dalam melakukan pengembangan motor.

"Yamaha perlu memiliki tim penguji yang serius di Eropa tahun depan. Saya sangat setuju kalau pembalap pengujinya Dovi, karena dia adalah pembalap yang kencang, sensitif dan sangat berpengalaman.

"Cructhlow juga masih balapan hingga tahun ini, dia punya motivasi dan dia adalah pebalap yang bisa melaju sampai limit.

"Harusnya cari pembalap yang lebih dari sekadar pembalap penguji, Yamaha cuma butuh program tim penguji yang serius," tandas Rossi.

Musim ini tim penguji jadi sorotan banget, bradsis. Mengingat kiprah KTM bersama Dani Pedrosa sejak musim ini sukses memberi dampak buat para pembalapnya.

Juga Suzuki, sejak 2017 lalu bersama Sylvain Guintoli, doi sukses memberi dorongan buat Suzuki hingga sukses seperti musim ini.

Sumber: MotorExpertz
Cari Bengkel Mobil
PARTNER KAMI
carmudi
carvaganza
Cintamobil
Garduoto
Mobil WOW
Mobil123
Mobilmo
MotorExpertz
Oto
OTORAI
Otospirit
RajaMobil