0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemilik Mitsubishi Lancer EX Diimbau Menghubungi Diler, Ini Masalahnya

carmudi
carmudi - Thu, 27 Feb 2020 16:15
Dilihat: 73
Engine Auto Tensioner on Lancer EX (Foto: MMKSI)

Jakarta - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia melakukan penarikan kembali (recall). Lewat program Field Fix Campaign (Kampanye Perbaikan), MMKSI melakukan recall terhadap tiga produk yang sudah dipasarkan di Indonesia. Tiga produk tersebut adalah Mitsubishi Lancer EX, Outlander Sport, dan Delica.

Recall ini dilakukan karena MMKSI menemukan masalah pada desain Engine Auto Tensioner di ketiga mobil tersebut. Langkah yang diambil MMKSI sejalan dengan peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 33 Tahun 2018 tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor dan Nomor PM 53 Tahun 2019 Tentang Tata Cara Penarikan Kembali Kendaraan Bermotor.

Dalam keterangan resminya, MMKSI menyebutkan Mitsubishi Lancer EX yang terindentifikasi bermasalah pada Engine Auto Tensioner total sebanyak 1.217 unit. Adapun Lancer EX yang dimaksud merupakan produksi tahun 2008 hingga 2010. Masalah yang sama juga ditemukan di Mitsubishi Outlander Sport sebanyak dua unit dengan tahun produksi 2010-2011, dan satu unit Mitsubishi Delica lansiran 2010.

"Program kampanye perbaikan ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab kami dalam menjaga kualitas kendaraan secara berkesinambungan serta memberikan jaminan layanan purna jual berkualitas untuk terus memastikan keamanan dan kenyamanan berkendara bagi para pengguna kendaraan Mitsubishi di Indonesia dengan komitmen dan tanggung jawab merek terhadap konsumen yang dilakukan melalui berbagai aktivitas seperti kampanye perbaikan ini," ungkap Eiichiro Hamazaki, Director of Aftersales Division PT MMKSI.

Bagi pengguna mobil Mitsubishi Lancer EX, Outlander Sport, dan Delica dengan tahun produksi tersebut, sebaiknya segera menghubungi diler resmi terdekat. Mobil pelanggan akan diperiksa dan menjalani pergantian komponen.

(Mitsubishi Lancer EX 2008)

"Kami mengundang para konsumen setia kendaraan penumpang Mitsubishi dengan model dan tahun kendaraan yang dimaksud untuk dapat melakukan pemeriksaan kendaraannya di diler resmi kami dengan prosedur yang mudah serta kompensasi penggantian part yang terkait tanpa biaya," tutur Eiichiro.

Pemilik mobil tidak akan dipungut biaya. Estimasi waktu perbaikan sekira 1,5 jam untuk penggantian Engine Auto Tensioner Mitsubishi Lancer EX, Outlander Sport, dan Delica.

Kampanye ini akan dimulai 28 Februari 2020 di seluruh diler kendaraan penumpang Mitsubishi Motors di Indonesia.

Risiko Bila Tidak Diganti

Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa desain Engine Auto Tensioner pada ketiga mobil tersebut kurang sempurna. Hal ini bisa mengakibatkan gaya tahanan geser (sliding resistance force) menjadi tinggi seiring umur pemakaian sehingga mempengaruhi durabilitas komponen tersebut. Dengan begitu, dudukan Engine Auto Tensioner yang dibautkan ke blok mesin bisa retak saat sedang digunakan. Terutama dalam kondisi beban/putaran tinggi secara berulang (overload driving).

Mitsubishi Outlander Sport, Gabungan SUV dengan Sedan

Dalam kondisi terburuk, Engine Auto Tensioner akan patah atau pecah. Selain itu, drive belt yang berfungsi sebagai penerus putaran mesin untuk menyatukan putaran pompa oli power steering, putaran alternator, serta putaran pompa air sirkulasi cairan pendingin radiator ini terlepas.

Dalam kondisi drive belt yang terlepas akan berakibat pada lampu engine check menyala, kehilangan tekanan oli power steering, performa baterai/accu menurun, dan mesin menjadi overheat. Namun hingga saat ini belum ada laporan kejadian dari adanya masalah pada Engine Auto Tensioner tersebut di Indonesia.

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga:Bukan di Indonesia, Mitsubishi Outlander PHEV Segera Diproduksi di Thailand
Sumber: carmudi
Cari Bengkel Mobil
PARTNER KAMI
carmudi
carvaganza
Cintamobil
Garduoto
Mobil WOW
Mobil123
Mobilmo
MotorExpertz
Oto
OTORAI
Otospirit
RajaMobil