0
Thumbs Up
Thumbs Down

Infografis: Cara Membaca Kode Ban Mobil

carmudi
carmudi - Thu, 09 May 2019 15:43
Dilihat: 662
Infografis: Cara Membaca Kode Ban MobilInfografis membaca kode ban mobil. (Gambar: Carmudi/Nadya Andari)

Jakarta - Ban punya peranan yang sangat vital pada mobil. Ban menjadi satu-satunya komponen yang mengalami kontak langsung dengan jalan. Oleh karena itu, kondisi ban harus terus dijaga karena berhubungan dengan keselamatan jiwa. Waktu ban sudah dalam kondisi tidak baik, tentu harus segera diganti. Meski begitu, perlu diperhatikan juga soal tipe ban dan ukuran yang digunakannya.

Penggunaan ban mobil harus sesuai dengan kebutuhan dan fungsinya. Setiap ban dibuat dengan daya tahan pembebanan maupun batas kecepatan tertentu. Keterangan berupa kode ban mobil ini bisa dibaca di permukaan samping ban. Tapi tidak semua pemilik mobil bisa baca kode ban mobil tersebut.

Nah, untuk lebih jelasnya tentang arti kode ban mobil, berikut ulasannya.

Prefix

Di awal kode ban mobil tercantum huruf yang kemudian disebut Prefix. Huruf ini menandakan jenis ban untuk digunakan di kendaraan seperti apa. Misalnya tercantum huruf "P" (paassenger), berarti ban tersebut digunakan untuk mobil penumpang (city car, SUV atau MPV). Kode lainnya di prefix ini adalah "LT" (light truck), "ST" (Special Trailer), dan "T" (temporary atau ban cadangan).
Ketebalan

Kode ban mobil selanjutnya berupa angka yang menerangkan tingkat ketebalan ban. Angka yang tercantum di situ berukuran milimeter. Fungsinya sendiri untuk menunjukkan ukuran ketebalan ban saat dipasang dengan pelek yang sesuai.

Rasio

Kode ini menunjukan rasio ketinggian ban terhadap ketebalan ban itu sendiri. Angka yang tercantum di situ adalah keterangan proporsi. Aspek rasio didapat dengan cara membandingkan antara tinggi ban dengan lebar ban dikalikan 100%. Semakin besar aspek rasio ban, tingkat kenyamanan akan semakin baik, tetapi kemampuan untuk membelok jadi kurang baik. Ban ini cocok untuk kendaraan penumpang yang membutuhkan kenyamanan. Begitu pula sebaliknya untuk ban dengan aspek rasio kecil, maka dimensi ban cenderung lebih tipis. Ban jenis ini cocok untuk kendaraan balap karena kemampuan membeloknya baik, tetapi kenyamanannya menjadi berkurang.

Rating Kecepatan

Desain ban juga dibuat untuk menyesuaikan dengan kemampuan kecepatan kendaraannya. Umumnya kode ban mobil ini ditunjukan dengan kode huruf. Berikut daftar lengkap kode kecepatan:

Q kecepatan maksimal = 160 km/jam.

S kecepatan maksimal = 180 km/jam.

T kecepatan maksimal = 190 km/jam.

U kecepatan maksimal = 200 km/jam.

H kecepatan maksimal = 210 km/jam.

V kecepatan maksimal = 240 km/jam.

W kecepatan maksimal = 270 km/jam.

Y kecepatan maksimal = 300 km/jam.

Z kecepatan di atas = 240 km/jam.

Konstruksi

Kode ban mobil selanjutnya adalah menunjukan bentuk rangkaian konstruksi ban. Kode pada bagian ini hanya ada dua yakni "R" dan "D". Huruf "R" mewakili ban radial dengan konstruksi yang melingkar dan ini jenis ban ini yang paling sering ditemukan di sebuah ban mobil. Sedangkan "D" artinya diagonal, menunjukan konstruksi ban jenis lama atau bias. Ban jenis ini umumnya digunakan untuk ban khusus truk dan trailer.

Ukuran

Kode ban mobil berupa huruf bersandingan dengan angka menunjukan ukuran ban dalam inchi terhadap pelek. Mungkin sedikit aneh kalau melihat ukuran tebal ban menggunakan satuan milimeter sedangkan ukuran ban terhadap pelek menggunakan satuan inci. Meski begitu, beberapa ban bawaan pabrik ada juga yang menggunakan ukuran metrik untuk membedakan ukuran pelek.

Sumber: carmudi
Cari Bengkel Mobil
PARTNER KAMI
carmudi
carvaganza
Cintamobil
Garduoto
Mobil WOW
Mobil123
Mobilmo
MotorExpertz
Oto
OTORAI
Otospirit
RajaMobil