0
Thumbs Up
Thumbs Down

37 Tahun Hadir di Indonesia, Hino Capai Jumlah Produksi Kendaraan Sebanyak 500.000 Unit

carmudi
carmudi - Sat, 07 Mar 2020 10:43
Dilihat: 118
Hino Indonesia mencapai jumlah produksi sebanyak 500.000 unit kendaraan. Foto/Nadya

Jakarta - Berdiri sejak tahun 1982, PT HMMI bersama PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) selaku distributor utama kendaraan Hino di Indonesia berhasil menunjukkan eksistensinya dengan pencapaian produksi sebanyak 500.000 unit.

Ini juga menjadi bukti nyata bahwa keberadaan kendaraan Hino dapat diterima oleh masyarakat Indonesia secara luas melalui produk yang berkualitas. Serta harga kompetitif, serta suku cadang yang memadai di jaringan service dan spare parts Hino di seluruh Indonesia.

Masahiro Aso selaku Presiden Direktur PT HMMI mengatakan dari 500.000 unit kendaraan yang diproduksi Hino, sebagian besar merupakan model UD Truk FN. "Mungkin sekitar 45 persen (UD Truck FN) dari total keseluruhan model yang ada di Indonesia," jelas Masahiro Aso saat diwawancarai awak media, Jumat (6/3/2020).

Selain itu, Masahiro Aso juga mengatakan bahwa negara yang menjadi tujuan ekspor kendaraan Hino terbanyak sejak 2011 adalah Vietnam. "Setelah Vietnam, negara kedua yang paling banyak kita ekspor adalah Filipina," ujar Masahiro Aso.

Di sisi lain, PT HMMI juga memperluas jaringan ekspor kendaraan Hino ke 15 negara lainnya. Seperti, Laos, Haiti, Bolivia, serta beberapa negara di Afrika Barat. Total kendaraan yang diekspor sebanyak 13.000 unit dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Rencananya ke depan, PT HMMI akan terus meningkatkan volume dan nilai ekspor. Ini sejalan dengan diberlakukan ambang batas emisi gas buang EURO 4 di tahun 2021 mendatang.

Indonesia Pasar Terbesar Kedua Kendaraan Hino Secara Global
Indonesia menjadi negara kedua pasar terbesar kendaraan Hino. Foto/Nadya

Santiko Wardoyo selaku Direktur Penjualan dan Promosi PT HMSI mengatakan bahwa Indonesia menduduki posisi kedua pasar terbesar kendaraan Hino secara global.

"Ke depannya, Indonesia bisa saja menjadi nomor satu pasar global kami. Kalau kita lihat data, penjualan paling besar ada di pulau Jawa. Sekitar 45 persen dari total keseluruhan," jelas Santiko, Jumat (6/3/2020).

Sedangkan, di posisi pertama adalah Jepang yang merupakan negara asal pabrikan ini yang menjual 25 persen lebih banyak dibandingkan Indonesia. Santiko mengatakan potensi pasar Indonesia memang sangat besar. Sehingga, pihaknya yakin dapat mencapai visi tahun 2025, yaitu menjadi perusahaan truk dan bus nomor satu di Indonesia secara global.

Penulis: Nadya

Editor: Lesmana

Sumber: carmudi
Cari Bengkel Mobil
PARTNER KAMI
carmudi
carvaganza
Cintamobil
Garduoto
Mobil WOW
Mobil123
Mobilmo
MotorExpertz
Oto
OTORAI
Otospirit
RajaMobil